RUMPIN - Keberadaan perusahaan galian C di Kecamatan Rumpin tidak serta-merta memberikan keuntungan. Sebaliknya, sejumlah warga justru mengaku jiwanya terancam.

Seperti diutarakan Agus (56). Menurut dia, keberadaan galian tidak membuatnya kecipratan untung. Padahal, tempat tinggalnya berdekatan langsung dengan lokasi galian C.

“Kalau hujan khawatir longsor. Itu yang saya rasakan,” ujarnya kepada Radar Bogor, kemarin. Bukan hanya itu, ia pun tak banyak tahu apakah galiangalian tersebut sudah mengantongi izin dari Pemkab Bogor. Bahkan, ia masih melihat banyak lokasi galian yang tidak dilengkapi papan nama perusahaan. “Saya yakin perizinannya hanya sampai di kecamatan,” ujarnya Sementara itu, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Rumpin, Asnan Sugandha menegaskan, hampir 80 persen perusahaan galian C di wilayahnya sudah memiliki izin dari pemkab, termasuk dari Dinas Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM).

Seluruh perizinan, kata dia, diurus sepenuhnya oleh pemkab, bukan pemerintah kecamatan. Menanggapi kemungkinan galian bodong, mantan Sekcam Ciseeng itu yakin, di daerahnya sudah tak ada perusahaan galian yang ilegal. “Saya rasa saat ini sudah tak ada lagi,” yakinnya.

Hal senada diucapkan Kabid Pertambangan Umum pada Dinas ESDM Kabupaten Bogor Asep Sulaeman. Menurut dia, seluruh aktivitas galian C sudah memperoleh izin dari Dinas ESDM. “Semua sudah ada izinnya,” pungkasnya usai rakor dengan Komisi C, kemarin.
 
Ref. www.radar-bogor.co.id

Post a Comment