PARUNGPANJANG - Pengelolaan Pasar Parungpanjang termasuk sampah yang menumpuk terus dipersoalkan. Camat Parungpanjang Rumambi dengan tegas meminta PD Pasar Tohaga ikut andil dalam masalah itu. Ia menilai, pemutusan kontrak yang dilakukan Pemerintah Desa Jagabaya karena ada masalah dalam pelaksanaannya.

“Ini harus dievaluasi. Perlu diingat, pengelolaan Pasar Parungpanjang merupakan kewenangan PD Pasar Tohaga,” ujarnya kepada Radar Bogor, kemarin.

Hal serupa dikatakan Ketua PK KNPI Parungpanjang Gunadhi Wibhawa. Ia mendesak agar masalah sampah di pasar tersebut secepatnya diselesaikan. Menurut dia, hal itu bukan hanya merugikan pedagang, melainkan juga masyarakat.

“Warga yang melewati jalan itu merasa terganggu dengan tumpukan sampah, apalagi kalau musim hujan,” ucapnya. Terkait pemutusan kontrak, pria yang juga ditetapkan sebagai pemuda pelopor itu mengaku belum mengetahuinya. Namun, ia menganggap hal tersebut wajar dilakukan kepala desa selama terjadi hal yang tidak beres.

“Seharusnya itu bisa bisa dimusyawarahkan untuk mencari winwin solution,” katanya. Terpisah, Direktur PD Pasar Tohaga Cahya Vidiadi menegaskan, pihaknya tidak akan tinggal diam. “Kita akan menyelesaikannya. Karena ini sudah tugas kita,” pungkasnya

Ref. www.radar-bogor.co.id

Post a Comment