BOGOR (Pos Kota) – Tujuh wanita Pekerja Seks Komersial (PSK) yang sering mangkal di Parung di garuk petugas Trantib Kabupaten Bogor. Sementara di Bogor Timur, guna memberi rasa aman bagi warga yang hendak memasuki bulan puasa, petugas menyita ratusan botol minuman keras (Miras) dalam sebuah operasi.

PSK yang terjaring, lalu diamankan lebih dahulu di Mapolsek Parung Panjang. Mereka ditangkap dari beberapa lokasi yang selama ini menjadi tempat mangkal mereka. Bahkan satu dari tujuh PSK adalah ABG yang berusia 14 tahun. Keberadaan mereka melayani para sopir truk galian yang baru turun dari gunung.

Operasi sekitar pukul 21.00 Rabu malam ini didukung Trantib, petugas Polsek Parung Panjang dan warga. Petugas gabungan langsung menyisir warung-warung kopi dan warung nasi disepanjang jalan perbatasan Desa Jagabaya dan Desa Gorowong.

Kapolsek Parung Panjang, AKP Dosye Titaley menegaskan, razia terhadap wanita malam ini, untuk memberi rasa aman bagi warga yang tengah menyongsong bulan puasa.

Sementara di Polsek Bogor Timur, dalam rangka cipta kondisi menyambut bulan Ramadhan 2010, unit Reskrim merazia beberapa lokasi dan menyita ratusan botol miras berbagai merek dan ukuran.

Kapolsekta Bogor Timur, Kompol Syahroni menuturkan, razia miras itu akan digelar selama dua hari kedepan. Penyisiran di mulai dari Sukasari 2 , Pasar Sukasari, dan Rengganis di Jalan Pajajaran.

Di Sukasari 2, kami mengamankan 40 dus botol minuman keras, lalu di pasar sukasari didapat 71 dus, dan di sepanjang jalan pajajaran petugas mendapatkan sekitar 20 dus miras.

”Selain miras, kami juga mengamankan 1670 petasan berbagai jenis, mulai dari jenis roket hingga petasan cabe,” tandas Syahroni.

Ref. http://www.poskota.co.id/berita-terkini/2010/07/29/razia-miras-dan-psk-di-bogor

Post a Comment