Parungpanjang - Setiap akhir tahun pelajaran dan penermaan siswa baru orang tua murid selalu dibikin pusing hendak kemana anaknya di masukan sekolah yang pas di kocek serta si anak mau menuruti kehendak orang tuanya.Akhir tahun 2000 Sekolah Teknik Mengah ( STM ) atau sekarang berubah menjadi sekolah menengah kejuruan (SMK) lekat dengan stigma sekolah buangan bagi siswa yang tidak diterima di sekolah menengah atas (SMA).

Kini, stigma tersebut mulai pudar, seiring meningkatnya popularitas SMK. Lewat kampanye SMK Bisa! pemerintah mempromosikan kualitas SMK sebagai pencetak tenaga kerja siap pakai yang mampu bersaing di dunia industri.

Kenyataannya, kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) yang mengadopsi kurikulum nasional dari pemerintah memang menyiapkan para lulusan SMK agar memiliki kompetensi lebih.

Lulusan SMK terbukti banyak terserap di dunia kerja atau membuka berbagai usaha sendiri dan menciptakan lapangan kerja baru. Banyak juga di antara mereka yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Tidak hanya itu keseriusan pihak sekolah juga menjadi peranan penting dalam mengantarkan alumninya ke dunia kerja, salah satunya SMK Bina Putra Mandiri yang ada di Parungpanjang. Dengan me-release situs resminya bkksmkbpm.wordpress.com menjadikan wadah online dalam menyalurkan alumninya.

Dengan bekerjasama dengan DISNAKER (Dinas Tenaga Kerja) Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK Bina Putra Mandiri didirikan pada tahun 2010 berdasarkan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bogor, Izin Operasional No : 562/3872/DISOSNAKERTRANS/I/III/2010. Bursa Kerja Khusus ini berfungsi untuk memberikan informasi kepada siswa atau alumni SMK Bina Putra Mandiri.

Info lebih lengkap :
Jl. Bina Putra Mandiri No. 1 Parungapanjang Bogor
Telp. 021 - 70618158, 70794658
Fax. 021 - 5977758
http://bkksmkbpm.wordpress.com

Post a Comment