Terhitung sejak Rabu (11/5), PT KA Commuter Jabodetabek mulai menguji coba dan mengoperasikan alat semprot tinta berwarna di Stasiun Kalibata, Jakarta Selatan. Dalam pengoperasiannya, PT KA Commuter Jabodetabek menyemprot sedikitnya tujuh rangkaian kereta yang sejak pagi melintas.

“Pagi ini, alat semprot tinta warna di Stasiun Kalibata sudah dioperasikan. Sejak tujuh rangkaian kereta disemprot, sekitar pukul 07.25 WIB pagi, intesitas penumpang yang naik di atap langsung berkurang,” kata Kepala Tim Penertiban Kereta Api Daop I, Ahmad Sujadi.

Selain di perlintasan Stasiun Kalibata, alat penyemprot kini juga tengah dipasang di Stasiun Serpong, yang menjadi perlintasan utama antara Tanah Abang-Serpong-Bitung.

Diharapkan pada Jumat (13/5) alat semprot sudah bisa dioperasikan.

“Kami pasang di Stasiun Serpong karena menurut informasi, banyak penumpang yang naik di atap setelah Stasiun Parung Panjang. Pengoperasian alat semprot di stasiun ini sama dengan yang dioperasikan di Kalibata,” ucap Sujadi.

Ia menegaskan, dalam operasi penertiban yang dilakukan, PT KA tidak akan mundur walaupun dalam kenyataannya banyak penumpang melawan.

Bila sudah mulai melakukan aksi anarkis seperti melakukan pengerusakan, PT KA bersama dengan aparat kepolisian yang digandeng tidak segan-segan akan memberikan sanksi yang tegas.

PT KA mengakui, saat ini masih banyak pekerjaan rumah yang mestinya dilakukan, termasuk mengupayakan penambahan gerbong. Namun, perbaikan dan penambahan sarana juga harus mendapat dukungan sepenuhnya oleh masyarakat pengguna.

Post a Comment