Cuaca ekstrem yang akhir-akhir ini terjadi di Parungpanjang, Bogor dan sekitarnya akan terus berlanjut sampai Februari mendatang. Perubahan awan cumulonimbus (cb) dapat menyebabkan terjadinya puting beliung. 

Angin puting beliung merupakan bagian dari fase pertumbuhan awan hujan cb yang terbentuk akibat pemanasan intensif. Fenomena udara panas seperti yang biasa terjadi akhir-akhir ini perlu diwaspadai. Karena, distribusi panas yang tidak merata akibat perubahan cuaca mendadak akan mengganggu sistem pola tekanan udara di atmosfer.  Awan cb secara visual berbentuk gumpalan awan hitam yang membumbung tinggi (vertikal) secara konvektif. Dalam proses pembentukannya, awan ini mengalami tiga fase pertumbuhan, yaitu fase pembentukan, fase matang dan fase punah. Pada fase peralihan antara matang menjadi punah inilah angin puting beliung seringkali terjadi, yakni fase dimana saat badan awan cb sarat dengan gerakan massa udara yang konvektif dan turbulen. Pada fase ini terjadi gerakan massa udara yang naik ke puncak awan, bersamaan dengan itu terjadi juga gerakan massa udara yang turun menunju dasar awan (ref info JPPN.com)

Cuasa ekstrim masih akan berlangsung hingga pertengahan Februari mendatang. Warga Parungpanjang dan sekitarnya diminta waspada terhadap cuaca ekstrim ini, sehingga dapat melakukan upaya penyelamatan dini untuk memperkecil risiko kerugian akibat bencana puting beliung yang mungkin terjadi. Sebab hujan disertai putting beliung akan terus menguyur menjelang sore hingga malam hari.

Post a Comment