Parungpanjang - Jalan utama Kecamatan Parungpanjang mulai rusak lagi. Padahal, belum juga 2 tahun beberapa titik kerusakan sudah mulai terlihat. Kerusakan umumnya berupa jalan berlubang-lubang dengan diameter dan kedalaman bervariasi. Penyebabnya selain intensitas Tronton pembawa hasil tambang dan tanah yang tiada henti, kualitas pengerjaan jalan tersebut juga dinilai di bawah standar. 

Walau sempat ada penambalan jalan yang bolong namun itu juga tidak bertahan lama. Dalam beberapa bulan saja, jalan tersebut rusak lagi.

Jalan tidak lama/pernah bagus yang sengsaranya warga sekitar juga terkena imbasnya, kecelakaan dan debu siap menghantui pengendara kendaraan bermotor bahkan pejalan kaki. Kondisi jalan yang rusak menjadi penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas baik langsung maupun tidak langsung, untuk menghindari kecelakaan tersebut, terlebih di saat musin hujan ini, dihimbau agar pengendara berhati-hati, diusahakan jangan ngebut saat hujan karena jalanan licin, berpasir dan berlumpur.

Kapankah jalan Parungpanjang ini mulus dan nyaman dilalui? Kenapa jalan selalu cepat rusak kembali? Apakah Pemerintah serius memperbaiki jalan Parungpanjang?

3 Komentar

  1. Betonisasi sepertinya gak bantu tuh...
    Proses Pengerjaan dengan kekuatan gak seimbang...
    Kayanya kebijakan tadi harus di kaji ulang.
    Karena hanya menguntungkan pihak tertentu saja...

    BalasHapus
  2. truk tronton yang overload menjadi penyebab rusaknya sarana jalan yang dimiliki. Sudah seharusnya pemerintah daerah mempertimbangkan untuk memindahkan jalur truk agar tidak melewati parungpanjang. Apalagi korban yang berjatuhan akibat kecelakaan dengan truk sudah sangat banyak.
    Manfaat dan mudaratnya tidak seimbang. Sudah waktunya parungpanjang bebas truk tronton

    BalasHapus
  3. Galian C (Tanah) yang katanya sudah dilarang Pemkab Bogor ternyata beroprasi kembali, kok bisa ya....

    BalasHapus

Posting Komentar