Tampilkan postingan dengan label Infrastruktur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Infrastruktur. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Mei 2016

Statsiun Parungpanjang Diresmikan

Info Parungpanjang
Info Parungpanjang - Tak banyak warga tahu ternyata Statsiun Parungpanjang sudah diresmikan, tepat pada hari Rabu 11 Mei 2016 Direktorat Jenderal (Dirjen) Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meresmikan Stasiun Kebayoran, Stasiun Parung Panjang, Kebayoran, dan Stasiun Maja.

Peresmian yang dipusatkan di Stasiun Maja, Kabupaten Lebak, Banten, pemerintah juga mengoperasikan jalur ganda dan elektrifikasi lintas Parungpanjang-Maja. Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Hermanto Dwiatmoko, menjelaskan total pembiayaan untuk pembangunan ke-3 stasiun tersebut berasal dari APBN sebesar Rp112 miliar dengan kontrak tahun jamak (multiyears).

Dia merinci untuk lingkup pekerjaan Stasiun Parungpanjang yang terletak di KM 41+463 antara Stasiun Cisauk - Stasiun Cilejit, meliputi pembangunan gedung stasiun yang memanjang ke arah utara dengan tinggi 14,6 meter dan dibangun dua lantai seluas 756 m2 dengan panjang 21 meter serta lebar 36 meter dapat menampung penumpang 1.476 orang, pembangunan tiga peron tinggi (1 meter dari elevasi rel) dengan luas peron 2.400 m2 yang dapat menampung penumpang 4.687 orang, sterilisasi/pemagaran ornamen, pembangunan fasilitas untuk penumpang (lift, escalator, ruang menyusui, ruang kesehatan, musholla, toilet) serta pekerjaaan mekanikal-eletrikal dengan daya listrik 3.000 VA. 

"Dengan dibangunnya tiga stasiun baru pada lintas Tanah Abang - Maja diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di pinggir Jakarta untuk beralih menggunakan transportasi massal berbasis rel yaitu kereta api untuk mobilitas baik dari daerah asal (yang berada di pinggir Jakarta) menuju Jakarta begitupun sebaliknya," katanya.


Jumat, 18 Desember 2015

Rel Ganda Parungpanjang-Maja Resmi Beroperasi

Info Parungpanjang - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian dan PT KAI (Persero) meresmikan pengoperasian jalur ganda (double track) Stasiun Parungpanjang-Maja sepanjang 21 kilometer (km).

Jalur sepanjang 21 kilometer tersebut terdiri dari enam stasiun yakni Parungpanjang, Cilejit, Daru, Tenjo, Tigaraksa, Cikoya dan stasiun Maja.

Sambutan pengguna KA ditanggapi positif oleh Suroso "waktu tempuh akan lebih cepat mengingat KA jurusan rangkas biasanya harus nunggu KA yang dari arah Maja masuk Parungpanjang" tandasnya.

Himbauan juga dilakukan dalam bentuk spanduk oleh KAI kepada para pengendara dan warga yang melintasi perlintasan KA, diharapkan berhati-hati terutama pada perlintasan yang tak berpalang pintu.





Senin, 12 Oktober 2015

Portal Tonase Parungpanjang Diresmikan

www.infoparungpanjang.com
Info Parungpanjang - Wakil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mizwar, membangun portal Tonase di Parungpanjang akhirnya terwujud, proyek pembangunan portal yang berjalan lima bulan ini di resmikan pada 10 Oktober 2015. 

Portal yang diyakini bisa menghambat laju armada yang melebihi tonase, agar jalan di Parung panjang tidak rusak, tidak seperti belum dipasang portal, jalan rusak dan masyarakat yang menanggung dampak dari jalan yang rusak tersebut.

Sementara itu Kapolsek Parung panjang, Christian Budhiono, “Saya siapkan anggota di portal tersebut, bilamana ada armada melanggar atau menabrak portal itu, jelas sudah melanggar peraturan dan harus diberikan sanksi yang sangat berat. Saya meminta kepada pengusaha tambang legal agar kendaraan mereka agar segera di perbaharui dengan artian bak kendaraan tidak boleh lebih dari tiga meter,” tandasnya.

kontributor foto : Tuhex Savarona


Selasa, 16 Juni 2015

Geliat Properti Parungpanjang

www.infoparungpanjang.com
Perumnas melalui Googlemap

Infoparungpanjang - Depok, Tangerang dan Bogor sebagai Kabupaten penopang DKI Jakarta banyak diminati sebagai alternatif hunian, ini disebabkan harga beli atau sewa rumah di tengah kota relatif mahal. Parungpanjang, kendati banyak yang bilang cukup jauh, kelompok masyarakat menengah bawah itu membeli rumah di sana karena harganya paling terjangkau.

Sebelumnya, perumahan Perumnas yang mempelopori dengan membangun rumah sederhana dan (RS) dan rumah sangat sederhana (RSS) pada tahun 1995 sukses dengan menjual Perum 1 dan Perum 2-nya, tak hanya itu Perum 3-nya beberapa tahun kemudian juga terbilang laris manis. Hanya saja Perumnas yang menyiapkan perumahan khusus wartawan dilahan 400 hektar (ha) sedikit tersendat. 

Tak hanya Perumnas yang menawarkan hunian di Parungpanjang, seperti Perumahan Griya dan Perumahan Sekartanjung jadi barometer perkembangan properti. Selain itu transaksi jual beli tanah antar warga untuk hunian dan ruko skala ratusan meter di Parungpanjang juga tak kalah menarik.

Seiring tahun berjalan dengan meningkatnya jumlah penduduk dan pembangunan infrastruktur seperti transportasi rupanya menarik minat investor properti membangun hunian baru. Serpong Kencana, proyek hunian dibandrol mulai 300 jutaan dengan total luas lahan seluas 47 hektar ini menambah deretan pengembang dibidang properti.



Kamis, 09 April 2015

Warga Caringin Tuntut Perbaikan Jalan

Parungpanjang
Info Parungpanjang - Warga Kampung Ciringin, Desa Gorowong berunjuk rasa (8/4). Dalam aksinya warga menuntut jalan segera diperbaiki. 

Akibat kondisi jalan rusak berdampak ketidaknyamana pengguna jalan baik roda dua maupun empat. Disisi lain, kecelakaanpun tak terhindari, dipenghujung tahun 2014 saja sudah tercatat setidaknya tiga korban tewas.

Ratusan warga mulai berunjukrasa dari pagi hari, dengan membawa alat peraga dan pengeras suara toa. Aksi mereka pun tak luput pengawalan kepolisian dari Polsek Parungpanjang.

Setelah puas menyuarakan aspirasinya ratusan warga akhirnya membubarkan diri dengan tertib.


Senin, 25 Agustus 2014

Merasa Dibohongi Warga Kembali Lakukan Aksi


Info Parungpanjang - Warga melakukan aksi ujuk rasa kembali, aksi yang dilakukan warga kedua kalinya setelah sebelumnya hari Jum'at (22/08) pada hari ini turun kembali. Masa yang berkumpul sejak pukul 11.00 Wib langsung mendatangi Kantor Kecamatan Parungpanjang, Bogor.

Parungpanjang

Parungpanjang

Aksi kedua kalinya ini dilakukan warga setelah kecewa dengan pernyataan yang ditandatangani pihak Camat Parungpanjang, Muspika Parungpanjang dan Polsek Parungpanjang hanya isapan jempol belaka. Truk yang seharusnya tidak beroperasi mulai dari ditandatanganinya kesepakatan hingga Senin (25/08) masih lalulalang.

Hingga berita ini diturunkan, mediasi dengan perwakilan warga dan pihak terkait masih dilakukan, sementara aksi di jalan masih kondusif dengan penjagaan aparatur Polisi dan TNI berjaga-jaga dilokasi sekitar Kantor Kecamatan.



Jumat, 22 Agustus 2014

Poin Penting Tuntutan Warga Parungpanjang

Parungpanjang
Info Parungpanjang - Aksi demonstrasi menutup akses jalan yang dilalui truk yang dimulai pukul 13.30 WIB merupakan puncak kekecewaan warga Kecamatan Parungpanjang terhadap truk pengangkut batu dan pasir yang kerap menimbulkan debu, jalan rusak hingga korban jiwa.

Para pengunjuk rasa yang berasal dari warga, ormas dan juga mahasiswa ini juga mendatangi Kantor Kecamatan Parungpanjang, dan meminta Camat Parungpanjang untuk melakukan tindakan tegas.  

Melalui jurubicara aksi diwakili oleh Medi Susanto membacakan beberapa tuntutan sebagai berikut :
  • Pembatasan jam operasional dari jam 06.00 sampai jam 18.00 Tronton dilarang melintas
  • Pembatasan jumlah tonase angkutan tronton harus sesuai standar
  • Perbaikan jalan secara kontinyu
  • Supir tanpa SIM, supir tembak atau supir kuda harus ditindak
  • Adakan Plang atau rambu-rambu kecepatan maksimal

Menambahkan "Jika tuntutan kami ini tidak dituruti, maka kami akan melakukan aksi demo dengan jumlah yang lebih besar lagi," diakhir pembacaan tuntutan ucap Medi.