infoparungpanjang: Pendidikan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Mei 2013

Hari Jadi Bogor dalam Sejarah

Info Parungpanjang - Tidak lama lagi kita akan merayakan Hari Jadi Bogor yang ke 531 pada tanggal 3 Juni 2013 dengan tema “MEMPERERAT TALI SILATURRAHIM MASYARAKAT, BERSATU UNTUK MEMBANGUN”, tapi tahukah anda penetapan tanggal tersebut dan sejarahnya. Berikut Tim Info Parungpanjang meresumnya dari berbagai sumber.
Penetapan Hari Jadi Bogor (HJB) tanggal 3 Juni didasarkan pada waktu pelantikan Sri Baduga Maharaja (Prabu Siliwangi) menjadi Raja Kerajaan Padjajaran, Upacara pelantikan yang disebut Kuwarabhakti yang dilakukan pada tanggal 3 Juni 1482 di Pakuan, Ibukota Padjajaran yang terletak wilayah Bogor.

Data dan penelitian arkeologis memperlihatkan bahwa secara sosial sebagian wilayah Kabupaten Bogor telah dihuni sebelum tarikh Masehi. Situs purbakala di Kecamatan Ciampea memberikan bukti kawasan itu telah ditempati oleh kelompok masyarakat yang telah memiliki sistem kepercayaan, organisasi sosial, sistem mata pencaharian, pola pemukiman dan lain-lain, sebagaimana lazimnya kehidupan masyarakat, dalam bentuk sederhana.

Dari sisi sejarah, Kabupaten Bogor merupakan salah satu wilayah yang menjadi pusat kerajaan tertua di Indonesia. Catatan Dinasti Sung, Ciaruteun dengan sungai Cisadane (daerah Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor), memperlihatkan, setidaknya pada paruh awal abad ke-5 M, di wilayah ini sudah ada bentuk pemerintahan.

Pada abad ke-6 dan ke-7 SM. Kerajaan Tarumanegara merupakan penguasa tunggal di wilayah Jawa Barat. Setelah Tarumanegara, pada abad-abad selanjutnya kerajaan terkenal yang pernah muncul di Tanah Pasundan (Jawa Barat) adalah Sunda, Padjajaran, Galuh dan Kawali. Semuanya tidak terlepas dari keberdayaan wilayah Bogor dan sekitarnya.

Tapi anehnya sampai sekarang nama Bogor masih dalam perdebatan di kalangan ahli sejarah. Ada yang berpendapat Bogor berasal dari kata baghar atau bagar yang artinya sapi.

Hal ini berdasarkan atas keberadaan patung sapi di areal Kebun Raya Bogor, Ada pula yang menyebut dari kata bokor, yaitu sejenis bakul logam, Pendapat lain juga mengatakan Bogor berasal dari kata Buitenzorg, nama resmi pada penjajahan Hindia Belanda. Pendapat lain juga yang dapat diterima adalah bahwa nama Bogor berarti tunggul pohon kawung atau enau yang banyak tumbuh pada waktu itu.

Terlepas dari perbedaan pendapat tersebut di atas, nama Bogor baru diketahui muncul pada dokumen Pemerintahan Hindia Belanda tanggal 17 April 1752. Tertulis nama Ngabai Ranksacandra sebagai Hoofd van de Negrij Bogor, yang berarti Kepala Kampung Bogor.

Data ini diperkuat hasil penelitian yang menunjukkan bahwa Kampung Bogor itu terletak di kawasan Kebun Raya Bogor sekarang. Sedangkan Kebun Raya Bogor sendiri dibangun mulai tahun 1817.

Untuk Kabupaten Bogor sendiri secara resmi baru terbentuk dengan keluarnya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1950 tentang Pembentukan Kabupaten di Lingkungan Provinsi Jawa Barat.

Sedangkan untuk penetapan Hari Jadi Bogor (HJB) tanggal 3 Juni didasarkan pada waktu pelantikan Sri Baduga Maharaja (Prabu Siliwangi) menjadi Raja Kerajaan Padjajaran, Upacara pelantikan yang disebut Kuwarabhakti. dilakukan pada tanggal 3 Juni 1482 di Pakuan, ibu kota Padjajaran yang terletak wilayah Bogor, Peristiwa itu sekaligus sebagai penanda resmi pemindahan pusat kerajaan di Kawali ke Pakuan.

Maka Hari Jadi Bogor ini ditetapkan melalui sidang pleno DPRD Kabupaten Bogor tanggal 26 Mei 1972

Kabupaten Bogor merupakan bagian dari Provinsi Jawa Barat yang mempunyai letak geografis sangat strategis. Selain memiiiki wilayah seluas 299.019,06 hektare dan dengan wilayah administratif terdiri atas 40 kecamatan, 411 desa dan 17 kelurahan, juga keberadaannya berbatasan langsung dengan Ibu Kota Negara serta menjadi titik simpul dari liga provinsi, yaitu DKI. Banten dan Jawa Barat. Dengan letak geografis dan potensi tersebut, tentu saja harus dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bogor.



Kelulusan SMA/SMK/MA Bogor 100 persen

Parungpanjang
Info Parungpanjang - Di Kabupaten Bogor tercatat 39.768 siswa yang terdiri dari 13.123 siswa SMA, 39.768 siswa SMK dan 4.314 siswa MA.yang mengikuti UN 2013 tingkat SMA/SMK/MA dinyatakan lulus 100 persen. 

Untuk tingkat Nasinal Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengumumkan hasil Ujian Nasional (UN) Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat. "Persentase siswa SMA yang tidak lulus hanya 0,52 persen. Artinya, 99,48 persen siswa SMA dipastikan lulus," kata Nuh pada konferensi pers di kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Jakarta, Kamis (23/5).

Mohammad Nuh menambahkan terdapat 12 siswa dengan nilai UN murni terbaik yang didominasi siswa dari Provinsi Bali. Siswa yang tidak lulus UN tahun ini tidak berkecil hati dan menyarankan supaya mengikuti ujian paket yang diselenggarakan sekitar Juli 2013. 
Tingginya kelulusan siswa tahun ini tidak terlepas dari usaha dan upaya para siswa dan guru dalam mendukung pelaksanaan UN.

Sementara angka kelulusan untuk tingkat SMP/MTs baru akan diumumkan pekan depan.

Senin, 08 April 2013

Siap hadapi UN 2013

Parungpanjang
Info Parungpanjang - Dalam hitungan hari siswa-siswi sekolah dasar hingga menengah atas akan memasuki ujian nasional  (UN) 2013, banyak sekolah mempersiapkan siswanya dengan intensif, baik secara akademis maupun mental. Berbagai pendalaman materi hingga doa bersama digelar untuk membuat siswa siap menghadapi UN 2013 ini.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan, untuk bisa lulus UN, siswa perlu belajar keras dan membuat skala prioritas yang jelas. Pasalnya, UN saat ini tidak hanya sekadar masalah kelulusan, tapi juga telah menjadi syarat utama bagi seorang siswa untuk dapat tembus Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013.

Beberapa hal yang harus diperhatikan oleh para siswa saat mempersiapkan diri dan menghadapi UN 2013. Berikut Tim Info Parungpanjang merangkumnya :

Berlatih soal sesuai kisi-kisi UN 
Penguasaan bahan ini bukan sekadar menghafal semua materi yang ada. Namun, agar lebih mudah, biasakan diri berlatih soal untuk mengaplikasikan rumus yang ada dengan tepat. Dengan sering mengerjakan soal berarti sudah melatih diri untuk siap menemukan berbagai macam jenis soal yang mungkin akan muncul dalam Ujian Nasional.

Medianya bisa kicari lewat buku kumpulan latihan soal atau internet yang menawarkan latihan soal UN atau bimbel.

Berdoa
Berdoa agar diberi kelancaran, jangan lupa minta do’a restu orang tua, minta do’a sama bapak ibu guru, dan berdo’a sebelum mengerjakan soal UN. Yakinlah dengan kemampuan sendiri, jangan mudah percaya dengan isu bocoran soal yang sering beredar. Dengan berdoa siswa dan guru dapat memperoleh ketenangan tersendiri sebelum dan saat UN.

Istirahat yang cukup 
Jangan juga memforsir diri belajar dengan sistem wayangan atau SKS Sistem Kebut Semalam, karena selain bikin bingung bisa juga kecapekan saat mengerjakan soal yang akhirnya tidak maksimal dalam mengerjakan soal.

Fokus saat mengerjakan soal Ujian Nasional
Teliti soal, jumlah soal, dan nomor urutnya, jangan lupa mengecek nama, nomor ujian, serta kode soal. Kerjakan soal yang dianggap mudah dahulu, baca soal dengan teliti, dan gunakan waktu secara maksimal, tidak perlu terburu-buru untuk keluar.

Demikian beberapa kiat sukses Ujian Nasional 2013 yang bisa infoparungpanjang.com sampaikan, semoga bermanfaat

Selasa, 25 Desember 2012

Parungpanjang di Wikipedia dan Google Map

Parungpanjang
Info Parungpanjang - Pernahkah anda mencari kata kunci Parungpanjang atau Parung Panjang pada halaman mesin pencarian Google? kalau belum coba anda lakukan dan klik, disalah satu penemuan pencarian Google akan terlihat beberapa list dengan kata kunci tersebut. Pada halaman pertama kita akan menemui beberapa list seperti Wikipedia, Streetdirectory, beberapa situs penyedia berita dan tentunya infoparungpanjang.com sendiri.

Wikipedia sebagai organisasi nirlaba menyajikan informasi dalam sebuah ensiklopedia memuat Parungpanjang sebagai Statsiun Parungpanjang dan penjelasan beberapa desa di Kecamatan Parungpanjang. Pada penjelasan, Wikipedia mereferensikan kordinat Parungpanjang yakni 6.3441538°LS 106.5686595°BT. Bila kita telusuri (klik) kordinat tersebut kita akan diarahkan ke Google Map pada kordinat -6.344154,106.56866 yang menampilkan peta wilayah Parungpanjang secara global, bila ingin melihat secara rinci dapat anda klik pada bagian Satelit atau Earth.

Parungpanjang


Google Map adalah sebuah perangkat lunak dalam internet yang berisi peta atas sebuah wilayah atau lokasi secara digital. Salah satu manfaat Google Map adalah dapat dengan mudah mencari wilayah tertentu dengan menuliskan dengan tepat nama atau lokasi yang dimaksud.

Parungpanjang

Parungpanjang untuk lokasi yang sudah terdaftar di Google Map diantaranya sekolah, pasar, kantor pemerintahan, tempat usaha dan Polsek. Semoga bermanfaat.

Sumber referensi : wikipedia.org dan maps.google.co.id

Senin, 26 November 2012

Selamat Hari Guru

Parungpanjang
Info Parungpanjang - Hari ini semua guru memperingati Hari Guru Nasional. Dalam upacara Hari Guru Nasional di Gedung Kementerian Pendidikan Nasional, Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh mengucapkan terima kasih kepada semua guru Indonesia atas dedikasinya terhadap dunia pendidikan di Indonesia.

Peringatan Hari Guru Nasional sendiri jatuh pada 25 November, sekaligus bertepatan denganm HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-67. Sementara itu, acara puncak akan digelar pada tanggal 28 November 2012 di Sentul. Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan hadir pada acara puncak tersebut.

Muhammad Nuh mangatakan, guru memiliki peran penting dalam memajukan pendidikan. Pendidikan yang mampu membangun karakter yang jujur, teguh dan peduli. HGN kali ini mengambil tema “Memacu Peran Strategis Guru dalam Mewujudkan Guru Yang Profesionalitas, Bermartabat, dan Sejahtera.” M. Nuh menambahkan, dari tema tersebut terdapat tiga hal yang bisa di petik dari peringatan HGN Tahun ini. Pertama yang bisa di petik adalah, HGN sangat baik untuk dijadikan ajang refleksi dari para guru. “Meskipun terkadang para guru kurang menerima haknya, namun kurangnya itu bisa dijadikan investasi kedepan kepada masyarakat,” tandas Nuh. Yang kedua, HGN diharapkan menjadi upaya intropeksi. Dan yang Ketiga, HGN sebagai upaya menatap masa depan lebih baik dalam menggapai cita-cita luhur. Berdasarkan ketiga hal tersebut, lanjut Nuh, ada tiga tugas penting yang harus diemban oleh seorang guru, yaitu mengajarkan ilmu, membentuk karakter yang mulia, serta menanamkan optimisme dan cita-cita positif.


Minggu, 28 Oktober 2012

Sejarah Sumpah Pemuda

Hari Sumpah Pemuda yang kita peringati setiap tanggal 28 Oktober itu tidak muncul dengan sendirinya. Bila dilihat dari sejarahnya, Sumpah Pemuda dimulai ketika sekelompok pemuda merasa perlu ada sebuah perekat dan pemersatu agar bangsa kita lebih kuat untuk merebut kemerdekaan Indonesia.

Kongres Pemuda Indonesia
Sumpah pemuda merupakan sumpah setia dari hasil rumusan kerapatan pemuda-pemudi Indonesia atau yang dikenal dengan Kongres Pemuda l dan Kongres Pemuda II. Nah, melalui kongres itulah kita bisa mengenal Sumpah Pemuda.
Kongres Pemuda I berlangsung di Jakarta, pada 30 April—2 Mei 1926. Di kongres itu, mereka membicarakan pentingnya persatuan bangsa bagi perjuangan menuju kemerdekaan. Kemudian, pada tanggal 27—28 Oktober 1928, para pemuda Indonesia kembali mengadakan Kongres Pemuda II. Dan, pada tanggal 28 Oktober 1928, seluruh peserta membacakan Sumpah Pemuda. Sejak saat itu, setiap tanggal 28 Oktober, kita memperingati Hari Sumpah Pemuda.

Rumusan Sumpah Pemuda
Rumusan itu ditulis Mohammad Yamin di sebuah kertas saat mendengarkan pidato dari Mr. Sunario pada hari terakhir kongres. Inti dari isi Sumpah Pemuda itu adalah Satu Nusa, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa. Inilah yang selalu menjiwai pemuda-pemudi Indonesia dalam merebut dan mempertahankan serta mengisi kemerdekaan Indonesia.

Isi Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 
Sumpah Pemuda
Kami Putra dan Putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia.
Kami Putra dan Putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Kami Putra dan Putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
Tokoh yang terlibat
Banyak tokoh yang menjadi peserta dalam Kongres Pemuda I dan II. Mereka datang mewakili berbagai organisasi pemuda yang ada saat itu. Di antaranya ada yang menjadi pengurus, seperti Soegondo Djojopoespito dari Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI) sebagi ketua dan wakilnya, R.M. Djoko Marsaid (Jong Java).
Sementara Mohammad Yamin dari Jong Sumateranen Bond sebagai sekretaris dan bendaharanya Amin Sjarifuddin (Jong Bataks Bond). Mereka juga dibantu oleh Djohan Mohammad Tjai (Jong Islamieten Bond), R. Katja Soengkana (Pemuda Indonesia), Senduk (Jong Celebes), Johanes Leimena (Jong Ambon), dan Rochjani Soe’oed (Pemuda Kaum Betawi). Sumpah Pemuda dan kemerdekaan Kelahiran Sumpah Pemuda menjadi senjata yang ampuh untuk merebut kemerdekaan dari tangan penjajah. Dengan semangat persatuan dan kesatuan bangsa, kesadaran para pemuda Indonesia saat itu pun semakin kuat karena mereka tidak berjuang sendiri. Jadi, Sumpah Pemuda adalah salah satu tonggak sejarah kemerdekaan Indonesia.

Ref. serbasejara.blogspot.com

Minggu, 30 September 2012

Tahukah Anda HUT Jabar?

Parungpanjang
Info Parungpanjang - Provinsi Jawa Barat ternyata baru memiliki tanggal resmi hari ulang tahun (HUT), yakni 19 Agustus. Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengatakan, pelaksanaan peringatan Hari Jadi Provinsi Jabar pada tanggal 19 Agustus berdasarkan Peraturan Daerah No 26/2010.

Sebelumnya ada beberapa kajian soal tanggal Hari Jadi Provinsi Jabar. Ada tiga usulan tanggal terkait Hari Jadi Provinsi Jabar, yakni 1 Januari 1966, 19 Agustus 1945, dan 14 Juli 1950. 

Dasar putusan ditetapkan, Hari Jadi Provinsi Jabar jatuh pada 19 Agustus 1945 berdasarkan sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) yang mengumumkan 8 provinsi di Indonesia. Jawa Barat merupakan salah satu provinsi yang dibentuk setelah kemerdekaan.

Seperti dikutip dari inilahjabar.com Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan :

"Meski peringatannya baru pertama kali, sebenarnya usia Jawa Barat sudah memasuki 66 tahun. Berdasarkan Perda No 26 tahun 2010, Hari Jadi Provinsi Jabar jatuh pada 19 Agustus. Sebelumnya memang terjadi perdebatan soal waktu Hari Jadi Provinsi Jabar sampai ditetapkan melalui perda," ujar Heryawan dalam jumpa pers di Ruang Rapat Gubernur Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Jumat (5/8/2011).

Bagaimanakah dengan HUT Parungpanjang ya...?